Prasasty Forum Indonesia

Prasasty Forum Indonesia Download Mp3, Download Game, Download Movie, dll


    Warga Glagah gelar ritual kupat pitu

    Share
    avatar
    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 77
    Join date : 06.09.11

    Warga Glagah gelar ritual kupat pitu

    Post  Admin on Fri Sep 09, 2011 11:06 am

    Banyuwangi - Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan
    serta melaksanakan amanat para leluhur, warga Dukuh Kupen Kidul Dusun
    Kampung Baru Desa Glagah Kecamatan Glagah, menggelar acara ritual kupat
    pitu, yang digelar pasca lebaran, selama 2 hari berturut turut, sejak
    Senin (5/9) ā€“ Selasa (6/9).
    Ketua pemangku adat Dukuh Kupen Kidul
    Dusun Kampung Baru Kecamatan Glagah, Sanusi Marhaedi, mengatakan, acara
    kupat pitu ini adalah acara ritual yang dilakukan setiap tahun, yaitu
    pada hari ke 7 bulan syawal. Acara kupat pitu ini menurut Sanusi,
    dilatarbelakangi oleh adanya amanat leluhur Dukuh Kupen Kidul yang
    bernama Buyut Saridin, yang menyarankan untuk melakukan prosesi ritual
    acara kupat pitu.
    Menurut Sanusi, banyak ritual yang harus
    dilaksanakan dalam prosesi kupat pitu tersebut, sejak (5/9) hingga
    berakhr pada (6/9) malam tersebut, seperti, ritual mocoan lontar, ritual
    ngangsu banyu penguripan, atau mandi air sumur yang ada hutan alas
    cempoko putih yang terletak diwilayah dukuh Kupen Kidul, serta arak
    arakan kupat gunggung. Selain 3 ritual inti tersebut, ada juga
    penampilan kesenian, seperti gedogan, tari barong, kuntulan, serta
    agklung caruk yang diperankan oleh para ibu rumah tangga dukuh kupang
    kidul.
    Yang unik dalam acara kupat pitu ini menurut sanusi adalah,
    saat ritual arak arakan kupat gunggung, pasalnya, puluhan ketupat yang
    berasal dari sumbangan warga tersebut, setelah diarak, menjadi rebutan
    oleh masyarakat sekitar, karena, bila sudah menjadi rejeki warga, maka
    kupat yang diterima warga tersebut, didalamnya akan terisi uang secara
    magis, yang artinya, penerima ketupat tersebut, dalam jangka waktu
    satutahun kedepan dipercaya rezekinya akan lancar.
    Hal tersebut
    seperti yang dialami oleh kepala Desa Glagah, Haji Hairihi, yg menemukan
    uang Rp.1000 didalam ketupat yang berhasil diperebutkannya.
    Sanusi
    Marhaedi menambahkan, masyarakat yang menonton acara kupat pitu
    tersebut, tidak diperkenankan menggunakan pakaian berwarna merah,
    karena, bilamana ada yang menggunakan pakaian warna merah, maka akan
    langsung kesurupan, dan akan tersadar bilamana baju merahnya tersebut
    dilepas. (daus-funny)
    flower flower flower flower flower flower flower flower flower flower flower flower

      Waktu sekarang Thu Nov 23, 2017 4:46 am